Pages

Strategi Rasulullah saw di Perang Badar yang ditiru dan dipakai oleh Amerika Serikat

Jumat, 25 Maret 2016

Kaum musyrikin Makkah memiliki memiliki pengalaman mumpuni dalam strategi psywar (biasanya melalui syair), teknik interograsi khusus (yang menimpa Bilal dan keluarga Yasir), perang tanding, unggul dalam pergerakan unit (ingat saat musyrikin mengirimkan satuan inteliljen maupun unit reaksi cepat tatkala memburu kanjeng Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam dan Sayyidina Abu Bakar radliyallahu anhu saat perjalanan hijrah), hingga kompi kavaleri pemukul cepat (kelak dalam Perang Uhud, satuan handal ini dipimpin Khalid bin Al-Walid di sayap kanan dan Ikrimah bin Abu Jahal di sayap kiri, saat keduanya masih belum beriman). Loyalitas kesukuan juga cukup kuat dengan bertumpu pada kharisma pemimpin suku.
---
Dengan kondisi logistik pas-pasan, transportasi-kavaleri tak mencukupi serta senjata terbatas, Kanjeng Rasulullah SAW diiringi para shahabat kinasih berangkat ke Badar. Lokasi ini berjarak 155 km dari Madinah, 310 km dari Makkah, dan 30 km dari pesisir pantai Laut Merah. Selain berfungsi memotong jalur ekonomi kaum musyrik ke Makkah, pemilihan kawasan sumur Badar memiliki pertimbangan strategis; cadangan air melimpah serta jarak yang lebih dekat dari Madinah. Perang Badar sekaligus menguji loyalitas kaum mukminin terhadap hierarki komando
Read more ...

Antara Perang dan Uang

Kamis, 24 Maret 2016

Jika di Irak, Suriah dan Afganistan kelompok Sunni baku bunuh dengan Syiah, atau kelompok kecil lain saling tukar bom dengan korban rakyat tak berdosa, siapakah yang paling diuntungkan dengan konflik ini? Industri....

Di saat kelompok Sunni mengirim suicide bomber ke kawasan Syiah, atau sebaliknya, atau kelompok gerilyawan Taliban baku bunuh dengan serdadu Hamid Karzai maupun pasukan Ashraf Ghani Ahmadzai, atau para pejuang mengirim bingkisan bom ke wilayah Green Zone yang dikuasai penjajah, bule-bule Amrik yang jadi bos industri perang malah asyik menghisap cerutu, menikmati wine, sambil mendengarkan piringan Mozart atau Bethoven.

Saat mesin perang Rusia yang didukung pasukan Suriah menggempur basis FSA, Jabhat An-Nushrah maupun ISIS, siapa yang diuntungkan? Industri mesin perang Rusia. Ketika ISIS dan oposisi bersenjata melancarkan perlawanan siapa yang kantongnya semakin menggelembung? para pialang senjata yang berpusat di
Read more ...

Ketika Allah Menjadi Juru Kampanye

Rabu, 23 Maret 2016



Hanya di Indonesia, Allah sang pencipta semesta alam bisa meluangkan waktu jadi tim sukses pemenangan salah satu calon di Pilkada.

Hanya di Indonesia, Allah Maha Penolong akan berikan pertolongan nyata turun jadi JURKAM demi memenangkan salah satu calon di Pilkada.

Hanya di Indonesia, Allah siap memurkai seluruh umat Muslim bila tidak memilih calon peserta Pilkada yang diusung tim sukses-Nya.

Hanya di Indonesia, calon peserta Pilkada bisa menjadi "calon pilihan Tuhan" seperti bangsa

Read more ...

Definisi Teroris

Selasa, 22 Maret 2016



DEFINISI TERORIS: adalah muslim yang mengkafir-kafirkan, menghalalkan darah orang, menganggap AlQaeda, Nusrah & ISIS sebagai "Mujahidin" (pejuang), mengharamkan toleransi lintas agama, gemar menjual islam politisir ayat & dalil demi kepentingan golongan, uang & kekuasaan.

Karena hanya soal status, jadi TIDAK PERLU dikaitkan dengan "Kekaffahan" (totalitas beragama). Misal: "Lebih baik Teroris tapi sesuai Al-Quran & As-Sunnah daripada LIBERAL tapi sesat." <= ini logika FALLACY (cacad).

Siapapun bisa jadi Teroris, tidak peduli tingkat keimanan-nya. Artinya: status Teroris TIDAK ADA kaitan apapun dengan

Read more ...

Ketika Kebatilan Itu Dibungkus Oleh Agama (Standar Ganda Kasus Penghinaan Dasar Negara Pancasila Oleh Zaskia Gotik dan HTI)

Senin, 21 Maret 2016

Oleh : Ustad Abu Janda Al-Boliwudi

KEBATILAN YANG BERBUNGKUS AGAMA

Ibnu Rusyid, salah satu cendikiawan terjenius dalam sejarah Islam, memperingatkan umat Muslim akan bahaya "alih fungsi agama".

Ibnu Rusyid memperingatkan akan datangnya satu masa ketika Islam akan diselewengkan justru dijadikan "alat" untuk MEMBENARKAN YANG BATIL.

Sepanjang sejarah kemanusiaan, tak terhitung banyaknya konflik & perang yang menggunakan agama sebagai DALIH untuk justifikasi (pembenaran) aksi perang, juga untuk MANIPULASI massa agar mau dijadikan mesin pembunuh.
"Jika ingin menguasai orang bodoh, bungkus yang batil dengan agama." (IBNU RUSYID)

Abu Walid Muhammad bin Rusyd (Ibnu Rusyid), adalah seorang cendikia & ilmuwan muslim yang lahir di Andalusia Spanyol tahun 1128 M, pada masa invasi Kekaisaran Ummayah ke Eropa.

Selain seorang HAFIDZ (hafal Al-Quran), Ibnu Rusyid memiliki "pengetahuan ensiklopedik" (jenius) mahir berbagai disiplin ilmu seperti kedokteran, hukum, matematika, filsafat, dll. Ibnu Rusyid adalah seorang Hakim yang juga seorang Fisikawan.

Pemikiran Ibnu Rusyd digadang sebagai karya filsafat berpengaruh abad pertengahan. Ibnu Rusyid juga tokoh perintis penelitian jaringan tubuh (histology) berjasa di bidang kedokteran, sampai mendapat gelar "SI JENIUS dari Andalusia".

MANIPULASI SANG FUHRER

Adolf Hitler, orator terulung dalam sejarah umat manusia, membius bangsa Jerman dengan bungkus gerakan Nazi adalah "gerakan Kristiani". Slogan "gerakan Nazi adalah Kristiani" selalu terdengar dalam setiap pidatonya (sumber: Bundesarchiv Berlin-Zehlendorf)

Buku suci Nazi "M-e-i-n K-a-m-p-f" yang ditulis Hitler, hampir setiap halaman nya selalu terdapat penegasan gerakan Nazi adalah gerakan "Relijius", bahwasanya Nazi mengemban misi dari Tuhan untuk menghapus etnis yahudi dari muka bumi.

Bangsa Jerman terbius oleh manipulasi sang fuhrer lalu pergi berperang yang menyebabkan puluhan juta jiwa tewas, belum termasuk korban genosida pembersihan etnis yang dilakukan Nazi terhadap yahudi eropa.

AGAMA SENJATA PEMUSNAH MASSAL

Sebut "konflik agama" yang pernah ada di muka bumi.. dari Crusade (perang salib), sampai konflik Bosnia, sampai Perang Suriah, TIDAK PERNAH urusan agama, melainkan urusan WILAYAH, KEKUASAAN & UANG (minyak)..

..dan agama jadi dalih nya.

Karena tidak ada cara lebih efektif untuk manipulasi "orang bodoh" agar mau melakukan "hal bodoh" yaitu dengan menggunakan agama.

Kita menyaksikan sendiri berbondong-bondong orang bodoh pergi ke Surah & Irak untuk bergabung dengan ISIS rela MATI SANGIT (mati konyol) berpikir akan masuk surga plus bonus 72 bidadari #Bodoh

Kita menyaksikan betapa ayat & dalil DIJUAL lebih murah dari kacang goreng saat Pilkada untuk kampanye negatif menjatuhkan calon lawan & memenangkan calon yang diusung.

Begitu dahsyat daya bius & daya hipnotis agama terhadap orang-orang bodoh, sehingga akal sehat mereka berhenti total, berkat dogma "menggunakan akal adalah sesat".

MAKAR BERBUNGKUS AGAMA

Apa yang diperjuangkan baik oleh Hizbut Tahir maupun oleh aliran SAWAH (Salafi Wahabi) yakni mendirikan KHILAFAH menggantikan falsafah Pancasila adalah gerakan MAKAR tidak ada bedanya dengan PKI.

Bedanya dengan PKI, gerakan makar Hizbut Tahrir & Wahabi dibungkus agama sehingga orang-orang bodoh tidak bisa melihat KEBATILAN karena terlanjur "silau" oleh kemasan agama.

Wejangan Ibnu Rusyid "Jika ingin menguasai orang bodoh, bungkus yang batil dengan agama.", memang nyata adanya. Kita hanya bisa berdoa semoga populasi orang bodoh lebih sedikit daripada populasi orang cerdas, aamiin

Tak lupa juga, mari kita berdoa agar Revisi UU terorisme segera DISAHKAN, supaya gerakan-gerakan makar berkedok agama dapat segera dibasmi tuntas, tas, tas, tassss, aamiiin

Selamat berakhir pekan
Ustad Abu Janda al-Boliwudi

KHILAFAH NO
PANCASILA YES
Read more ...

Hukum menerima angpau dalam perayaan imlek, Haramkah ?

Jumat, 05 Februari 2016


Terus terang cukup mengejutkan menemukan banyak yang gagal paham postingan "BUDAYA KAFIR" kemarin.. dan yang Ustad maksud bukan laskar fentung yang biasa ngamuk karena tersindir.. tapi banyak dari kalangan moderat yang gagal menangkap SATIRE, hihihi

Jadi hari ini kita bicara sedikit soal Satire smile emotikon "SATIRE" adalah gaya bahasa untuk menyatakan SINDIRAN terhadap seseorang, atau golongan. Satire disampaikan dalam bentuk SARKASME (ironi), atau Parodi.

Jadi ketika Ustad pakai istilah "Budaya Kafir", BUKAN karena Ustad berpikir bahwa angpau imlek adalah budaya kafir, tapi sedang MENYINDIR kaum tukang kopar kapir yang getol mengharamkan topi santa karena dianggap budaya kafir.

Tapi kaum pengharam topi santa ini, tidak pernah mengharamkan angpau imlek, padahal harusnya sama-sama "Budaya Kafir" (menurut terminologi mereka). Maka postingan kemarin adalah
Read more ...

Sebuah Ironi Tentang Kaum Anti Berhala Pancasila

Rabu, 13 Januari 2016

IRONI, secara definisi memiliki arti: keadaan atau situasi yang bertentangan dengan yang diharapkan & bertolak belakang dengan yang seharusnya.
Ketika ada sekelompok orang berbungkus "relijius" lantang teriak ajaran-nya PALING SUCI paling murni paling alim sejagat raya, namun para AHLI SURGA ini juga terkenal mudah mengobral kata-kata umpatan seperti "sesat! murtad! bangsat! taik!" & sejenisnya.. ini adalah sebuah ironi.
Ketika mereka menjerit militansi "membela Tuhan" membenarkan berbuat keji, diskriminasi, sampai menghalalkan darah orang, yang justru malahan MENGKERDILKAN TUHAN, mencitrakan Tuhan sebagai entitas "Tuhan Pemarah", "Tuhan Pendendam", "Tuhan Haus Darah".. ini adalah sebuah ironi.

IRONI LAHIR DARI GAGAL PAHAM
Dalam kasus ini, ironi lahir dari gagal paham EPIK terhadap hakikat Agama, terhadap wasiat Nabi, terhadap tafsir Kitab Suci yang tiada lain hanyalah perintah bagi umat Manusia agar "baik terhadap sesama", BUKAN malahan "berbuat tidak baik" mengatas namakan
Read more ...