Perlu menghapus istilah "Sunnah Rasul" di malam Jumat untuk kiasan atas hubungan suami istri, sebab kalimat itu telah disalahgunakan
Jangan pernah terima saat Junjungan dihinakan. Hanya muslim yg imannya mati saat Junjungan dibuat mainan dan dia diam saja
Ummat ini tak akan pernah menemukan kembali kejayaannya jika Junjungan dihinakan segitu rupa dan dia mereka saja. Minimal hati menangis
Pengidentikan kata "Sunnah Rasul" pada malam jumat dengan sex sungguh sangat tak elok dan kurang ajar.. Apalagi penganut freesex pakai jg
Please... Jangan populerkan kata "Sunnah Rasul" terutama di malam Jumat sebagai konotasi
