Persatuan lslam Yang Kuat Ditakuti
Sabtu, 13 Juni 2015
Persatuan lslam yang model beginilah yang paling ditakuti dan tidak disukai oleh Wahabi intolerans dan kelompok-kelompoknya, itu terjadi karena Wahabi agen Yahudi /Barat yang tidak menginginkan lslam ini bersatu sehingga lumrah apa yang kita lihat di Libiya, Afghanistan, Palestina, Iraq, Suriah dan Yaman sekarang diprovokasi untuk saling benci-membenci satu sama lain selalu ditiupkan.
Apa yang terjadi di Suriah Wahabi meniup angin provokasi kepada umat Sunni agar saling membenci
Hadist Celana atau Sarung Diatas Mata Kaki
Kamis, 11 Juni 2015
Dalam nash hadits, masalah isbal atau memanjangkan kain melebihi mata kaki ini memang banyak disebutkan. Diantaranya adalah hadits-hadits berikut : Makan, minum, berpakaian dan bersedekahlah dengan tidak israf (berlebihan) dan makhilah" (HR. Bukhari) "Kain yang di bawah mata kaki tempatnya di neraka " (HR. Bukhari) hadist ada ini karena dulu pada jaman nabi ada seorang
Nabi Muhammad SAW juga tidak OTENTIK
Selasa, 09 Juni 2015
Seorang muballigh Wahhabi muda mengatakan dalam pengajiannya “Wali Songo itu nggak ada bukti yang otentik, hanya kata kata anu, kata sepuh kita, kata ini kita, mana… (buktinya)?, apakah Walisongo meninggalkan buku? tulisan?!. Kalau Imam al-Bukhari ada, Shahih Bukhari. Imam al-Syafi’i ada, Al-Umm. Imam Ahmad, (ada) Musnad Imam Ahmad bin Hanbal. tapi nggak ada kitab Sunan Bonang? , adanya Sunan Abu Daud, Turmidzi, Ibnu Majjah. gitu ya.. sementara kitab Sunan Bonang nggak ada, Sunan Gunung Jati, nggak ada.”
Berdasarkan pemahaman dia yang tentu saja paling benar, bisa saya simpulkan bahwa Nabi Muhammad juga tidak otentik karena tidak menulis sebuah buku. Coba tunjukan pada saya buku yang ditulis oleh Nabi Muhammad sendiri. Tidak akan ada. Dalam hal ini Imam Bukhari, Imam Syafi’I atau bahkan teman-teman blogger saya lebih hebat dari Nabi
Seminar Hasil Penelitian Sejarah Sunan Muria di Kanzus Shalawat
Minggu, 07 Juni 2015
Acara yang terselenggara atas kerjasama Yayasan Masjid dan Makam Sunan Muria dan LP2M (Lembaga penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat) UIN Walisongo Semarang.
Acara ini dihadiri oleh peneliti, pemerhati sejarah, dan Profesor sejarah di lingkungan PTAIN/ UIN, UGM dan pengurus yayasan walisongo dari Kudus (Sunan Kudus), Demak, Gersik, Cirebon, Muria, Bonang, dll. Hadir diantaranya Prof. Dr H Solihan MA, Prof. Dr. Musa Asy’ari, Ahwan Fanani (peneliti-presentator) dan Maulana Habib Muhammad Luthfi bin Yahya selaku Pembina Persatuan Pengurus Walisongo.
Dalam pemaparannya, Habib Luthfi menekankan pentingnya kegiatan seminar serupa, upaya pelestarian dan konservasi situs dan data sejarah
Langganan:
Postingan (Atom)






